Demo Dengan Aksi Anarchy Bukan Solusi!!!

Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia tengah menghadapi kegalauan dan keresahan akibat adanya wacana kenaikan BBM. Aksi Demonstrasi terjadi dimana-mana berbagai lapisan Elemen masyarakat baik dari kalangan Ormas,Masiswa,Buruh,Petani,Nelayan dan lapisan masyarakat lainnya turun ke jalan melakukan unjuk rasa memprotes kepada pemerintah agar BBM tidak jadi dinaikkan.

Akan tetapi sangat di sayangkan aksi Demonstrasi yang mengatasnamakan pembelaan terhadap rakyat tersebut di nodai oleh beberapa oknum masyarakat yang melakukan aksi anarkis terutama yang yang paling sering dilakukan Oleh Mahasiswa. Menyikapi sikap Mahasiswa yang akhir-akhir ini bersikap Agresif dan sering bersikap Anarkis membuat saya sangat gerah, Saya sebagai Mahasiswa juga sangat prihatin melihat mahasiswa yang berbuat anarkis ketika demonstrasi, terutama yang mengganggu fasilitas negara ,kenapa demonstran pake membakar mobil polisi??kenapa harus merusak fasilitas-fasilitas yang di hasilkan dari uang negara??mengapa harus membajak SPBU,Mobil Pengangkut BBM, Memblokir jalan??menutup paksa bandara?bukankah itu mengganggu kpntngn masyarakat juga?terus ada yang aneh juga kalau gak salah saya lupa lagi saya pernah mendengar berita di salah satu kota di sumatera pake ngajarah toko segala,apa hubungannya??? berapa kerugian negara akibat demonstrasi anarchy?? menurut saya tidaklah sedikit,dan nanti kan alat-alat negara yang di rusak harus di ganti dengan uang rakyat nah lho siapa juga yang rugi kan???.menurut saya tindakan-tindakan seperti itu merefresentasikan mahasiswa sebagai mahasiswa yang berfikir pragmatis dan apatis yang terlalu Emosional. Sebagai seorang akademisi seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat. Apapun alasannya menurut saya tindakan-tindakan yang merujuk terhadap kekerasan itu memberi kesan negatif. Jika memang itu karena keterpaksaan,karena aspirasi tidak di dengar ,apakah tidak ada jalan lain yang bisa di lakukan??jika berfikir tidak ada jalan lain...maka pemerintah dan demonstran sama-sama ?!%&*#$#$@2